Belajar dari Kisah Maryam alaihas salam (bag.2)

Baitul Maqdis atau Al Aqsho sebagaimana yang kita ketahui terletak di sebelah timur Laut Tengah. Sebuah masjid yang dahulu pernah dijadikan kiblatnya kaum muslimin. Masjid ini berada di Palestina, negeri kaum muslimin yang mulai digerogoti wilayahnya oleh Israel. Inilah peta Palestina, gambar diambil dari sebuah sumber yang membenci penamaan Palestina, sehingga tidak ada tulisan Palestina di peta ini (lihatlah betapa besarnya kebencian mereka pada negeri kaum muslimin sampai mereka enggan menuliskan nama Palestina di peta-peta mereka!). Posisi Baitul Maqdis ditunjukkan dengan titik merah.

Kembali ke cerita… Tatkala Maryam mengasingkan diri dari keluarganya ke Baitul Maqdis inilah kemudian dimulai awal dari keajaiban tersebut. Allah Ta’ala mengkhobarkan kelanjutan kisah Maryam ini dalam lanjutan ayat dalam Surat Maryam,

فَاتَّخَذَتْ مِنْ دُونِهِمْ حِجَابًا فَأَرْسَلْنَا إِلَيْهَا رُوحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًا سَوِيًّا  قَالَتْ إِنِّي أَعُوذُ بِالرَّحْمَنِ مِنْكَ إِنْ كُنْتَ تَقِيًّا

Maka dia memasang tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami (Jibril ‘alayhissalam) kepadanya, maka ia menampakkan diri di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata: “Sesungguhnya aku berlindung darimu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertaqwa.” (QS Maryam : 17 – 18)

Maryam memasang hijab atau tabir penghalang agar tidak terlihat oleh keluarganya saat beribadah dan juga saat bersuci dari haidh[2]. Kemudian Allah Ta’ala mengutus Jibril ‘alayhissalam dalam bentuk laki-laki yang sempurna untuk memberikan kabar gembira kepada Maryam.

Lihatlah Sikap Maryam Ini !!

Wahai muslimah, teladanilah apa yang dilakukan Maryam saat seorang laki-laki yang sempurna fisik dan juga sempurna akhlaknya mendatanginya! Ya, Maryam tetap menutup tabirnya dan tetap menyangka laki-laki ini akan berbuat buruk kepada Maryam! Lebih dari itu, bahkan Maryam mengucapkan permohonan perlindungan pada Allah Ta’ala dari kejahatan laki-laki ini dengan mengatakan, “Sesungguhnya aku berlindung darimu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertaqwa.”[3]. Hendaknya seorang laki-laki meneladani bagaimana sikap Yusuf ‘alayhissalam tatkala seorang perempuan yang sempurna fisiknya mendatanginya. Dan hendaknya setiap perempuan meneladani sikap Maryam saat seorang laki-laki yang sempurna fisiknya mendatanginya. Allahul musta’an.

Ternyata laki-laki yang mendatangi Maryam tersebut adalah utusan Allah ‘azza wa Jalla. Ya, dia adalah Jibril ‘alayhissalam yang datang dengan bentuk laki-laki yang sempurna (dengan izin Allah) untuk memberikan kabar gembira pada Maryam akan kelahiran seorang anak dari janin Maryam.. Beliaulah Nabiyullah wa Rasuluhu ‘Isa ibn Maryam ‘alayhima as-salam.

Wa shallallahu alayhy wa ‘ala alihi wa sallam

Walhamdu lillahi rabbil ‘alamin..

Abu Luqman.


[1] Lihat Tafsirul Quran al ‘Adzim oleh Ibnu Katsir dalam tafsir Surat Maryam : 16.

[2] Lihat Fathul Qodir, karya Al Imam Asy Syaukani rahimahullah

[3] idem

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: