Ibnu Taimiyyah Bertutur Tentang Sabar

Alhamdulillah, Shalawat dan salam semoga tercurah pada Rasulillah.

34258

Sabar merupakan sifat yang agung sehingga Allah Ta’ala menyifati para nabi ‘alayhimus shalawatu wa sallam dan orang-orang yang bertaqwa dengan sifat sabar. Lebih dari itu Allah telah menyifatkan ahlul jannah dengan sabar.

Ibnu Taimiyyah Tentang Sabar

Ibnu Taimiyyah mengatakan, ”Sabar dalam menunaikan seluruh kewajiban dan meninggalkan seluruh yang diharamkan adalah sesuatu yang wajib dilakukan dengan kesepakatan seluruh ulama kaum muslimin. Begitu juga dengan sabar dalam menghadapi berbagai macam musibah, sehingga Allah Ta’ala menyebutkan sabar dalam Al Quran sebanyak lebih dari 90 ayat, kemudian Allah menggandengkan ungkapan sabar dengan shalat. Dalam salah satu ayatNya Allah Ta’ala berfirman,

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ

Dan mohonlah pertolongan Allah dengan sabar dan shalat, sesungguhnya hal itu sangat berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’ (QS Al Baqarah : 45)

Kemudian Allah Jalla wa ‘alaa menjadikan para pemimpin suatu kaum yang memberi petunjuk kepada kaumnya dengan Al Quran dan Al Hadits selama kaumnya memiliki sifat sabar dan juga yakin dengan kebenaran Kalamullah. Allah berfirman,

وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوا وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَ

Dan Kami jadikan diantara mereka pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami selama mereka bersabar, dan mereka meyakini ayat-ayat Kami. (QS As Sajdah : 24)

Sesungguhnya agama ini terdiri dari ilmu dan amal, sedangkan mengamalkan al haq dalam agama ini membutuhkan kesabaran, bahkan mencari ilmu itupun tentu saja membutuhkan kesabaran. Sebagaimana perkataan Muadz ibn Jabal radhiyallahu ‘anhu, “wajib bagi kalian berilmu dalam agama ini. Sesungguhnya menuntut ilmu karena Allah adalah ibadah, mengetahui ilmu adalah khosyyah (takut), membahas ilmu adalah jihad, mengajarkannya kepada yang belum tahu adalah sodaqoh, bermudzkarah dalam ilmu adalah tasbih.. Dengan ilmu, seorang hamba dapat mengenal Rabbnya, beribadah kepadaNya, dan mentauhidkanNya. Maka membahas ilmu din merupakan jihad, dan dalam berjihad haruslah disertai kesabaran.”

Ali ibn Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu mengatakan, “Kedudukan sabar dalam iman adalah sebagaimana kedudukan kepala dalam jasad ini, jika kepala telah terputus dari badannya, maka terputuslah nyawa badannya.” Kemudian Ali bersuara keras, “Ketahuilah! Tidak ada iman bagi orang yang tidak bisa bersabar dalam beriman!” Sampai disinilah nasehat Ibnu Taimiyyah rahimahullah.

Sabarlah Dalam Berdakwah

Sabar juga merupakan sesuatu yang sangat penting dalam keberhasilan dakwah. Karena dengan sabar, hidayah akan masuk dalam jiwa-jiwa manusia. Sesungguhnya Allah akan memberikan hasil kepada orang yang berlemah lembut dan bersabar dalam dakwah dan tidak memberikannya pada orang yang keras dan putus asa dalam dakwah ini. Rasulullah bersabda,

أن الله يحب الرفق ويعطي على الرفق ما لا يعطي على العنف وما لا يعطي على سواه

Sesungguhnya Allah mencintai orang yang berlemah lembut dan akan memberikan kepadanya apa-apa yang tidak diberikan kepada orang yang berwatak keras dan yang lainnya. (HR. Muslim)

Kita jumpai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mencontohkan pada kita bagaimana kesabaran beliau tatkala dakwahnya ditentang oleh kaumnya, bahkan kaumnya tidak segan menyakiti beliau!! Tapi lihatlah apa yang dilakukan Nabi kita yang mulia, beliau tidak lantas angkat suara dan marah-marah, bahkan keluar dari lisan beliau sebuah kata-kata yang sangat mulia, beliau mengatakan,

رحم الله موسى ،قد أوذي أكثر من هذا فصبر

“Semoga Allah merahmati Musa, dia telah disakiti kaumnya lebih dari ini tetapi Musa tetap bersabar.” (HR. Bukhari)

Semoga Allah memudahkan kita agar bersabar dalam semua hal. Shallallahu ‘ala Rasulillah, walhamdulillah..

Banyak kuambil Faidah dari Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyyah rahimahullah juga sebuah artikel kecil al hilmu washshobru ‘alal adzaa min ajli ad da’wah al muharror

15 Dzulqaida 1430

Abu Luqman

3 Komentar

  1. Dokter Amin said,

    20 Juni 2010 pada 8:18 pm

    ‘Asallohu an yaj’alanaa minash shobiriin… Semoga Allah memanjangkan usia Antum dan memberkahi amalan Antum.

    • bagussetiawan said,

      26 Juni 2010 pada 12:50 am

      amiiiiin…

  2. Eti Nurhayati,SPd said,

    14 Juni 2011 pada 7:45 am

    Alhamdulillah bagus sekali uraian ilmu… mksh ya, mhon ijin untuk sharing…mksh


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: